Zulkifli Hasan Ancam Cabut Izin Persetujuan Impor Jika Tak Segera Realisasikan Impor Bawang Putih

Avatar photo

- Pewarta

Jumat, 7 Juni 2024 - 15:12 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menteri Perdagangan (Mendag) Zulkifli Hasan. (Facebook.com/@Zulkifli Hasan)

Menteri Perdagangan (Mendag) Zulkifli Hasan. (Facebook.com/@Zulkifli Hasan)

PANGANNEWS.COM – Kementerian Perdagangan akan memberikan sanksi penalti dengan mencabut izin persetujuan impor (PI).

Selain itu, para pelaku usaha yang menunda melakukan impor bawang putih akan masuk daftar hitam atau blacklist.

Upaya tersebut akan dilakukan pemerintah apabila importir bawang putih tidak segera merealisasikan impor.

Menteri Perdagangan (Mendag) Zulkifli Hasan mengatakan hal tersebut di Kantor Kementerian Perdagangan, Jakarta, Jumat. (7/6/2024.

“Iya dong cabut izinnya,” kata Zulkifli Hasan.

Diketahui, Kemendag melalui Direktorat Direktur Barang Kebutuhan Pokok dan Bahan Penting telah menyampaikan teguran kepada 3 importit, yaitu:

1. PT Sukses Mantap Sejahtera.
2. PT Gunung Madu Plantations
3. PT Pemukasakti Manis indah.

Zulkifli juga menekankan bahwa hal tersebut tidak hanya berlaku bagi importir bawang putih saja, tetapi juga yang lainnya.

“Kalau enggak jalan, blacklist. Bukan hanya bawang, daging kek, apa, gula kalau dikasih (PI) enggak kerja, ya blacklist,” ujarnya.

Rilisbisnis.com mendukung program publikasi press release di media khusus ekonomi & bisnis untuk memulihankan citra yang kurang baik ataupun untuk meningkatan reputasi para pebisnis/entrepreneur, korporasi, institusi ataupun merek/brand produk.

Berdasarkan data Kementerian Perdagangan (Kemendag), realisasi impor bawang putih baru mencapai 162.139 ton atau 46,42 persen dari PI yang telah diberikan sebanyak 349.290 ton.

Tahun ini, total impor bawang putih yang ditetapkan adalah sebanyak 669.526 ton.

Data ini diungkap dalam rapat koordinasi inflasi di Kementerian Dalam Negeri, Selasa (4/6/2024).

Sebelumnya, Kementerian Perdagangan (Kemendag) telah mengeluarkan surat teguran kepada importir yang tidak melaksanakan realisasi impor.

Dalam hal ini ditujukan untuk tiga importir pemilik persetujuan impor gula kristal mentah (GKM) untuk diolah menjadi gula kristal putih karena sama sekali belum merealisasikan impornya.

Surat teguran tersebut merupakan upaya Pemerintah untuk mempercepat realisasi gula guna mencukupi kebutuhan nasional, kata Direktur Barang Kebutuhan Pokok dan Bahan Penting Kemendag Bambang Wisnubroto.

“Kami telah mengeluarkan surat teguran kepada tiga importir pemilik Persetujuan Impor Gula Kristal Mentah Untuk Diolah Menjadi Gula Kristal Putih.”

“Yang sampai dengan akhir April 2024 belum merealisasikan impornya sama sekali,” ujar Bambang dalam Rapat Pengendalian Inflasi secara virtual di Jakarta, Senin (27/5/2024).

Selain memberikan teguran, Kemendag juga terus berkoordinasi dengan Badan Pangan Nasional (Bapanas).

Untuk mendorong para importir yang telah memiliki Persetujuan Impor Gula Konsumsi agar segera merealisasikan impor.

Dan mengolah impor gula kristal mentah dan segera mendistribusikan kepada masyarakat.***

Sempatkan untuk membaca berbagai berita dan informasi seputar ekonomi dan bisnis lainnya di media Harianekonomi.com dan Infoekonomi.com

Jangan lewatkan juga menyimak berita dan informasi terkini mengenai politik, hukum, dan nasional melalui media Halloupdate.com dan Apakabarbogor.com

Sedangkan untuk publikasi press release di media ini atau serentak di puluhan media lainnya, klik Rilisbisnis.com (khusus media ekbis) dan Jasasiaranpers.com (media nasional)

Portal berita ini menerima konten video dengan durasi maksimal 30 detik (ukuran dan format video untuk plaftform Youtube atau Dailymotion) dengan teks narasi maksimal 15 paragraf. Kirim lewat WA Center: 085315557788.

WhatsApp Center: 085315557788, 087815557788, 08111157788.

Peluang bagi aktivis pers pelajar, pers mahasiswa, dan muda/mudi untuk dilatih menulis berita secara online, dan praktek liputan langsung menjadi jurnalis muda di media ini. Kirim CV dan karya tulis, ke WA Center: 087815557788.

Pastikan download aplikasi portal berita Hallo.id di Playstore (android) dan Appstore (iphone), untuk mendapatkan aneka artikel yang menarik.

Berita Terkait

Harga Eceran Minyak Goreng Rakyat Minyakita Naik Jadi Rp15.500, Mendag: Harga Beras Saja Sudah Naik
Bapanas Dampingi Ombudsman Cek Banpang Beras, Minimalisir Maladministrasi Keberlanjutan Program
Pada Tahun 2024 Ini, Perum Bulog Optimistis Bisa Serap Sebanyak Lebih dari 900 Ribu Ton Setara Beras
Inflasi Terkendali, Jokowi Beri 5 Arahan untuk Tingkatkan Produksi dan Efisiensi Rantai Pasok Pangan
Jelang Iduladha 2024, Bapanas Bersama Pemda dan Stakeholder Terkait Gencarkan Gerakan Pangan Murah
Kapan Kenaikan Harga Eceran Tertinggi MinyaKita Diberlakukan? Ini Jawaban Mendag Zulkifli Hasan
Bapanas Gencarkan Intervensi Pengendalian Kerawanan Pangan, Dukung Pengentasan Kemiskinan Ekstrem
Siap Akuisisi Sejumlah Sumber Beras di Kamboja, Perum Bulog Beberkan Sejumlah Langkah Strategisnya
Jasasiaranpers.com dan media online ini mendukung program manajemen reputasi melalui publikasi press release untuk institusi, organisasi dan merek/brand produk. Manajemen reputasi juga penting bagi kalangan birokrat, politisi, pengusaha, selebriti dan tokoh publik.

Berita Terkait

Jumat, 21 Juni 2024 - 11:58 WIB

Harga Eceran Minyak Goreng Rakyat Minyakita Naik Jadi Rp15.500, Mendag: Harga Beras Saja Sudah Naik

Minggu, 16 Juni 2024 - 08:58 WIB

Pada Tahun 2024 Ini, Perum Bulog Optimistis Bisa Serap Sebanyak Lebih dari 900 Ribu Ton Setara Beras

Sabtu, 15 Juni 2024 - 16:40 WIB

Inflasi Terkendali, Jokowi Beri 5 Arahan untuk Tingkatkan Produksi dan Efisiensi Rantai Pasok Pangan

Sabtu, 15 Juni 2024 - 13:13 WIB

Jelang Iduladha 2024, Bapanas Bersama Pemda dan Stakeholder Terkait Gencarkan Gerakan Pangan Murah

Kamis, 13 Juni 2024 - 21:46 WIB

Kapan Kenaikan Harga Eceran Tertinggi MinyaKita Diberlakukan? Ini Jawaban Mendag Zulkifli Hasan

Kamis, 13 Juni 2024 - 09:06 WIB

Bapanas Gencarkan Intervensi Pengendalian Kerawanan Pangan, Dukung Pengentasan Kemiskinan Ekstrem

Kamis, 13 Juni 2024 - 07:59 WIB

Siap Akuisisi Sejumlah Sumber Beras di Kamboja, Perum Bulog Beberkan Sejumlah Langkah Strategisnya

Rabu, 12 Juni 2024 - 10:16 WIB

Jelang Hari Raya Iduladha 2024, Ketersediaan dan Harga Pangan Pokok Strategis Dipastikan Aman dan Stabil

Berita Terbaru