Harga Eceran Minyak Goreng Rakyat Minyakita Naik Jadi Rp15.500, Mendag: Harga Beras Saja Sudah Naik

Avatar photo

- Pewarta

Jumat, 21 Juni 2024 - 11:58 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menteri Perdagangan (Mendag) Zulkifli Hasan (Zulhas). (Dok. Kenendag.go.id)

Menteri Perdagangan (Mendag) Zulkifli Hasan (Zulhas). (Dok. Kenendag.go.id)

PANGANNEWS.COM – Harga eceran tertinggi (HET) minyak goreng rakyat atau Minyakita  akan naik menjadi Rp15.500 per liter pada minggu depan.

Menteri Perdagangan (Mendag) Zulkifli Hasan mengatakan hal tersebut di Surabaya, Jawa Timur, Kamis (2/6/2024).

Dia menyampaikan hal itu di sela kegiatan Forum Sinergitas Ekspor “Strategi Hilirisasi Industri dalam Meningkatkan Ekspor Bernilai Tambah”.

“Sudah dibikin dan juga dibahas. Kenaikannya minggu depan,” ucap Mendag.

Alasan Kenaikan Harga Minyakita

Sebelumnya, harga HET Minyakita Rp14.000 per liter dan pihaknya mengusulkan kenaikan karena sudah waktunya.

Untuk mengikuti nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) yang saat ini sudah melebihi Rp16.000.

Selain itu, HET Minyakita yang berlaku saat ini, dinilainya sudah tidak sesuai lagi dengan biaya pokok produksi yang terus mengalami perubahan.

“Karena kan disesuaikan juga, dulu kan rupiah Rp14.500, sekarang sudah Rp16.000 lebih.”

“Nanti khawatir kalau nggak disesuaikan ekspornya jauh beda harganya. Nanti kami kurang lagi,” kata Mendag.

Rilisbisnis.com mendukung program publikasi press release di media khusus ekonomi & bisnis untuk memulihankan citra yang kurang baik ataupun untuk meningkatan reputasi para pebisnis/entrepreneur, korporasi, institusi ataupun merek/brand produk.

Kenaikan tersebut, juga menyesuaikan dengan kenaikan harga bahan pokok lainnya.

Harga Beras Saja Sudah Naik

Seperti beras yang saat ini sudah mengalami kenaikan harga.

“Karena kan sekarang di pasar juga memang beras saja kan dari harga Rp10.900 per kg (beras premium) jadi Rp12.500 per kg.

“Jadi, naiknya Rp1.600, itu harga beras,” tutur Menteri Perdagangan yang akrab disapa Zulhas tersebut.

Meski begitu, ia menegaskan tidak ada rencana untuk mengubah aturan domestic market obligation (DMO) untuk bahan baku minyak goreng domestik.

Pada sisi lain, naiknya harga Minyakita dari Rp14.000 menjadi Rp15.500 dinilai tetap akan lebih murah dari minyak goreng kemasan premium.

“Jadi, memang sudah saatnya (harga) Minyakita naik. Kalau minyak premium lebih mahal lagi (dari harga Minyakita),” kata Zulhas.***

Sempatkan untuk membaca berbagai berita dan informasi seputar ekonomi dan bisnis lainnya di media Haibisnis.com dan Infoemiten.com

Jangan lewatkan juga menyimak berita dan informasi terkini mengenai politik, hukum, dan nasional melalui media Heisport.com dan Hellojateng.com

Sedangkan untuk publikasi press release di media ini atau serentak di puluhan media lainnya, klik Rilisbisnis.com (khusus media ekbis) dan Jasasiaranpers.com (media nasional)

WhatsApp Center: 085315557788, 087815557788, 08111157788.

Pastikan download aplikasi portal berita Hallo.id di Playstore (android) dan Appstore (iphone), untuk mendapatkan aneka artikel yang menarik.

Berita Terkait

Tidak Akan Wujudkan Swasembada Gula atau Beras Jika Andalkan Pulau Jawa untuk Lahan Pertanian
Dukung Makan Bergizi Gratis, PBB Sebut Merupakan Investasi yang Penting dan Efektif untuk Perbaikan Nutrisi
Ekspor dengan Tujuan Negara Belanda, Sebanyak 20 Ton Kelapa Parut Asal Sulawesi Utara Dinyatakan Aman
Hadapi Tantangan Pangan Global, Bapanas Dorong Pelaku Industri Gula untuk Rancang Strategi Persiapan
Sikapi Kondisi Pangan Global, Badan Pangan Nasional Dukung Peningkatan Produksi Dalam Negeri
Bapanas Dampingi Ombudsman Cek Banpang Beras, Minimalisir Maladministrasi Keberlanjutan Program
Pada Tahun 2024 Ini, Perum Bulog Optimistis Bisa Serap Sebanyak Lebih dari 900 Ribu Ton Setara Beras
Inflasi Terkendali, Jokowi Beri 5 Arahan untuk Tingkatkan Produksi dan Efisiensi Rantai Pasok Pangan
Jasasiaranpers.com dan media online ini mendukung program manajemen reputasi melalui publikasi press release untuk institusi, organisasi dan merek/brand produk. Manajemen reputasi juga penting bagi kalangan birokrat, politisi, pengusaha, selebriti dan tokoh publik.

Berita Terkait

Kamis, 11 Juli 2024 - 15:58 WIB

Tidak Akan Wujudkan Swasembada Gula atau Beras Jika Andalkan Pulau Jawa untuk Lahan Pertanian

Selasa, 9 Juli 2024 - 10:50 WIB

Dukung Makan Bergizi Gratis, PBB Sebut Merupakan Investasi yang Penting dan Efektif untuk Perbaikan Nutrisi

Selasa, 2 Juli 2024 - 17:04 WIB

Ekspor dengan Tujuan Negara Belanda, Sebanyak 20 Ton Kelapa Parut Asal Sulawesi Utara Dinyatakan Aman

Rabu, 26 Juni 2024 - 08:18 WIB

Hadapi Tantangan Pangan Global, Bapanas Dorong Pelaku Industri Gula untuk Rancang Strategi Persiapan

Selasa, 25 Juni 2024 - 11:18 WIB

Sikapi Kondisi Pangan Global, Badan Pangan Nasional Dukung Peningkatan Produksi Dalam Negeri

Jumat, 21 Juni 2024 - 11:58 WIB

Harga Eceran Minyak Goreng Rakyat Minyakita Naik Jadi Rp15.500, Mendag: Harga Beras Saja Sudah Naik

Kamis, 20 Juni 2024 - 15:33 WIB

Bapanas Dampingi Ombudsman Cek Banpang Beras, Minimalisir Maladministrasi Keberlanjutan Program

Minggu, 16 Juni 2024 - 08:58 WIB

Pada Tahun 2024 Ini, Perum Bulog Optimistis Bisa Serap Sebanyak Lebih dari 900 Ribu Ton Setara Beras

Berita Terbaru