Jelang Ramadhan dan Idul Fitri 2024, Bapanas dan Bulog Siap Salurkan Beras SPHP dan CPB untuk Masyarakat

Avatar photo

- Pewarta

Selasa, 5 Maret 2024 - 14:37 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bapanas dan Bulog Siap Salurkan Beras SPHP dan CPB untuk Masyarakat. (Pixabay.com/panchenko_karyna)

Bapanas dan Bulog Siap Salurkan Beras SPHP dan CPB untuk Masyarakat. (Pixabay.com/panchenko_karyna)

PANGANNEWS.COM – Badan Pangan Nasional (Bapanas) bekerja sama dengan Perum BULOG siap menyalurkan beras kepada masyarakat.

Hal itu dilakukan menjelang Hari Keagamaan Besar Nasional (HKBN) Ramadan dan Idulfitri 2024.

Beras tersebut adalah beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP)dari Cadangan Pangan Pemerintah (CBP).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Direktur Distribusi dan Cadangan Pangan Bapanas, Rahmi Widiriani, pada menyampaikan hal itu Senin (4/3/2024).

Dalam Forum Media Barat 9 (FMB9) yang mengangkat tema “Persiapan Ramadan. Kondisi Harga Bahan Pokok”.

“Memang sudah menjadi komitmen, Kepala Bapanas sudah berkoordinasi dengan Perum BULOG untuk menggelontorkan beras SPHP dari CBP lagi secepatnya,” kata Rachmi.

Baca artikel lainnya di sini : ID FOOD Siapkan Peta Jalan Wujudkan Swasembada Gula Nasional Tahun 2030, Dukung Target Pemerintah

Rachmi menyatakan bahwa izin untuk mengimpor beras sudah diberikan pemerintah.

Sehingga cadangan beras pemerintah tetap stabil meskipun berkurang karena disalurkan kepada masyarakat.

Lihat juga konten video, di sini: Gelar Silaturahmi Kebangsaan dengan 1.600 Muslimat NU dan Relawan Jatim, Prabowo Ucapkan Terima Kasih

“izin sudah diberikan, posisi sekarang berada di 1,26 juta ton di BULOG,” ujarnya dilansir dari laman Info Publik.

BULOG juga bertugas untuk menstabilkan dengan batas 1,2 juta ton dan di jalan sedang ada 400 ribuan ton yang akan masuk ke Indonesia,” ujar Rachmi.

Selain di pasar tradisional, beras CBP pun akan dijual di pasar komersil bersama dengan beras premium dengan ketentuan sudah masuk Harga Estimasi Tertinggi (HET).

“Beras CBP juga akan dijual di pasar komersil atau pasar premium dengan rincian 200 ribu ton dan jika habis akan ditambahkan.”

“Biasanya premium itu di mix, mereka tidak menjual satu jenis beras, dan CBP kami masuk di HET premium,” tambah Rachmi.***

Sempatkan juga untuk membaca artikel menarik lainnya, di portal berita Arahnews.com dan Businesstoday.id

Berita Terkait

Ketika Inovasi Tak Cukup: Tantangan Baru Wirausaha Desa dan Agribisnis
Distribusi Jagung Pakan 52.400 Ton Mulai September, Harga Telur Tetap Terjangkau
Harga Beras Turun, Petani Tersenyum, Mafia Pangan Kena Sikat
Petani Makin Berdaya, Panen Makin Melimpah Berkat Data Cuaca
Menelusuri Strategi Pemerintah Jaga Harga Gabah Dan Beras
Cadangan Beras 4,2 Juta Ton: Apakah Indonesia Siap Mandiri Tanpa Impor?
Ketahanan Pangan Bergantung pada Reformasi Sistem Perberasan yang Adil dan Berkelanjutan
BGN Tegaskan Logo Resmi Tidak untuk Promosi SPPG Tanpa Izin

Berita Terkait

Minggu, 14 Desember 2025 - 20:22 WIB

Ketika Inovasi Tak Cukup: Tantangan Baru Wirausaha Desa dan Agribisnis

Senin, 8 September 2025 - 16:45 WIB

Distribusi Jagung Pakan 52.400 Ton Mulai September, Harga Telur Tetap Terjangkau

Senin, 25 Agustus 2025 - 08:09 WIB

Harga Beras Turun, Petani Tersenyum, Mafia Pangan Kena Sikat

Jumat, 22 Agustus 2025 - 15:32 WIB

Petani Makin Berdaya, Panen Makin Melimpah Berkat Data Cuaca

Kamis, 21 Agustus 2025 - 09:11 WIB

Menelusuri Strategi Pemerintah Jaga Harga Gabah Dan Beras

Rabu, 30 Juli 2025 - 15:23 WIB

Cadangan Beras 4,2 Juta Ton: Apakah Indonesia Siap Mandiri Tanpa Impor?

Rabu, 30 Juli 2025 - 08:55 WIB

Ketahanan Pangan Bergantung pada Reformasi Sistem Perberasan yang Adil dan Berkelanjutan

Selasa, 22 Juli 2025 - 09:49 WIB

BGN Tegaskan Logo Resmi Tidak untuk Promosi SPPG Tanpa Izin

Berita Terbaru