PANGANNEWS.COM – Rencana Perum Bulog untuk ekspansi ke Kamboja merupakan hal biasa demi kepentingan proses bisnis.
Presiden Jokowi menyampaikan hal itu saat memberikan keterangan pers usai menghadiri HUT Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi) di Jakarta, Senin (10/6/2024).
Presiden juga mengatakan hal tersebut demi kepentingan proses bisnis.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Khususnya untuk memastikan stok cadangan beras dalam negeri aman.
“Ini juga sama, itu proses bisnis yang akan dilakukan oleh Bulog.”
“Sehingga memberikan kepastian stok cadangan beras negara kita dalam posisi stok yang aman, daripada beli ya lebih bagus investasi,” kata Presiden.
Sebelumnya, Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan menyenyampaikan hal tersebut.
Baca Juga:
SK Innovation E&S Memimpin Inovasi dalam Ekosistem Startup untuk Pemuda di Indonesia
CGTN: 75 Tahun Xizang: Harmoni Pembangunan dan Pelestarian Budaya Ciptakan “Keajaiban di Atap Dunia”
ZTE Rilis Laporan Keberlanjutan 2025, Dorong Pembangunan Berkelanjutan lewat AI
Luhut menyampaikan bahwa Bulog juga akan mengakuisisi beberapa sumber beras di Kamboja.
“Sementara itu, Bulog akan akuisisi beberapa sumber beras di Kamboja.”
“Presiden tadi sudah memerintahkan saya untuk kita tindak lanjut dan sudah memang ditindaklanjuti.”
“Sekarang tinggal kita melakukan due diligence,” kata Luhut.***
Baca Juga:
CGN Gelar “Open Day” Serentak di Lima Negara, Dorong Edukasi Energi Hijau dan Pertukaran Budaya







