Pemerintah Salurkan 1,3 Juta Ton Beras SPHP untuk Stabilkan Harga Nasional

Gerakan Pangan Murah SPHP digelar di 5.302 titik Indonesia, beras kualitas baik dijual sesuai HET mulai Rp12.500 per kg, bantu daya beli masyarakat tetap terjaga.

Avatar photo

- Pewarta

Sabtu, 19 Juli 2025 - 09:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman menyebut 1,3 juta ton beras SPHP akan digelontorkan bertahap. (Dok. Kementan)

Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman menyebut 1,3 juta ton beras SPHP akan digelontorkan bertahap. (Dok. Kementan)

PEMERINTAH memastikan harga beras tetap stabil melalui penyaluran beras SPHP (Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan) secara nasional.

Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman menyebut 1,3 juta ton beras SPHP akan digelontorkan bertahap ke seluruh Indonesia.

“Hasil Rakortas adalah yang pertama kita melepas 360 ribu ton untuk bantuan sosial. Yang kedua adalah kita lepas SPHP 1,3 juta ton. Seluruh Indonesia bergerak bersama-sama.”

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kami yakin 1–2 minggu harga beras dapat turun,” tegas Mentan Amran saat peluncuran Gerakan Pangan Murah Beras SPHP di Kantor Pos Fatmawati, Jakarta Selatan, Jumat (18/7/2025).

Gerakan Pangan Murah Beras SPHP Digelar di 5.302 Titik Nasional

Mentan Amran menjelaskan Gerakan Pangan Murah dilakukan serentak di 5.302 titik dengan harga sesuai HET untuk menjaga keterjangkauan beras bagi masyarakat.

Ia menegaskan kebijakan ini merupakan arahan Presiden Prabowo Subianto agar negara hadir menjamin harga pangan tetap terjangkau bagi semua rakyat Indonesia.

“Hari ini kita operasi pasar besar-besaran. Ini mengantisipasi agar harga beras turun, tidak naik di saat stok kita banyak,” ujar Mentan Amran.

Untuk mempercepat distribusi, pemerintah menggandeng Bulog, PT Pos Indonesia, ID Food, PTPN, dan Pupuk Indonesia Holding Company sebagai garda terdepan penyaluran.

Harga Sesuai HET di Tiga Zona Jamin Keterjangkauan Konsumen

Beras SPHP dijual di bawah harga pasar dengan harga sesuai HET, yaitu Rp12.500 per kilogram untuk zona 1 (Jawa, Lampung, Sumsel, Bali, NTB, Sulawesi).

Untuk zona 2 (Sumatra selain Lampung dan Sumsel, NTT, Kalimantan) sebesar Rp13.100 per kilogram, dan zona 3 (Maluku, Papua) sebesar Rp13.500 per kilogram.

Mentan Amran menyebut program SPHP ini penting agar masyarakat tetap bisa membeli beras berkualitas dengan harga yang tidak memberatkan, apalagi saat produksi meningkat.

“Terima kasih kepada BUMN Pangan, ada Dirut PTPN, Dirut Bulog, ID Food, PIHC, dan PT Pos sebagai terdepan menggerakkan SPHP,” ucap Amran.

Kolaborasi Pemerintah dan BUMN Pangan Dapat Apresiasi Penuh

Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan mengapresiasi Gerakan Pangan Murah SPHP sebagai hasil kolaborasi banyak pihak untuk menstabilkan harga di tengah fluktuasi pasar.

“Jadi ini beras SPHP dengan harga Rp62.500 per kemasan, per kilogram Rp12.500. Mudah-mudahan ini bisa membantu menstabilkan harga yang di beberapa tempat ada kenaikan,” kata Zulhas.

Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas), Arief Prasetyo Adi, pun memuji inisiatif Mentan Amran yang menurutnya sangat peduli pada SPHP agar tepat sasaran kepada masyarakat.

“Terima kasih kepada Pak Mentan atas inisiasinya sehingga gerakan ini dapat terlaksana. Pak Mentan sangat concern dengan SPHP supaya gak salah salur,” tutup Arief.***

Sempatkan untuk membaca berbagai berita dan informasi seputar ekonomi dan bisnis lainnya di media Infoemiten.com dan Panganpost.com.

Simak juga berita dan informasi terkini mengenai politik, hukum, dan nasional melalui media Infoseru.com dan Poinnews.com.

Informasi nasional dari pers daerah dapat dimonitor langsumg dari portal berita Jatengraya.com dan Hallobandung.com.

Untuk mengikuti perkembangan berita nasional, bisinis dan internasional dalam bahasa Inggris, silahkan simak portal berita Indo24hours.com dan 01post.com.

Pastikan juga download aplikasi Hallo.id di Playstore (Android) dan Appstore (iphone), untuk mendapatkan aneka artikel yang menarik. Media Hallo.id dapat diakses melalui Google News. Terima kasih.

Kami juga melayani Jasa Siaran Pers atau publikasi press release di lebih dari 175an media, silahkan klik Persrilis.com

Sedangkan untuk publikasi press release serentak di media mainstream (media arus utama) atau Tier Pertama, silahkan klik Publikasi Media Mainstream.

Indonesia Media Circle (IMC) juga melayani kebutuhan untuk bulk order publications (ribuan link publikasi press release) untuk manajemen reputasi: kampanye, pemulihan nama baik, atau kepentingan lainnya.

Untuk informasi, dapat menghubungi WhatsApp Center Pusat Siaran Pers Indonesia (PSPI): 085315557788, 087815557788.

Dapatkan beragam berita dan informasi terkini dari berbagai portal berita melalui saluran WhatsApp Sapulangit Media Center

Berita Terkait

Ketika Inovasi Tak Cukup: Tantangan Baru Wirausaha Desa dan Agribisnis
Distribusi Jagung Pakan 52.400 Ton Mulai September, Harga Telur Tetap Terjangkau
Harga Beras Turun, Petani Tersenyum, Mafia Pangan Kena Sikat
Petani Makin Berdaya, Panen Makin Melimpah Berkat Data Cuaca
Menelusuri Strategi Pemerintah Jaga Harga Gabah Dan Beras
Cadangan Beras 4,2 Juta Ton: Apakah Indonesia Siap Mandiri Tanpa Impor?
Ketahanan Pangan Bergantung pada Reformasi Sistem Perberasan yang Adil dan Berkelanjutan
BGN Tegaskan Logo Resmi Tidak untuk Promosi SPPG Tanpa Izin

Berita Terkait

Minggu, 14 Desember 2025 - 20:22 WIB

Ketika Inovasi Tak Cukup: Tantangan Baru Wirausaha Desa dan Agribisnis

Senin, 8 September 2025 - 16:45 WIB

Distribusi Jagung Pakan 52.400 Ton Mulai September, Harga Telur Tetap Terjangkau

Senin, 25 Agustus 2025 - 08:09 WIB

Harga Beras Turun, Petani Tersenyum, Mafia Pangan Kena Sikat

Jumat, 22 Agustus 2025 - 15:32 WIB

Petani Makin Berdaya, Panen Makin Melimpah Berkat Data Cuaca

Kamis, 21 Agustus 2025 - 09:11 WIB

Menelusuri Strategi Pemerintah Jaga Harga Gabah Dan Beras

Rabu, 30 Juli 2025 - 15:23 WIB

Cadangan Beras 4,2 Juta Ton: Apakah Indonesia Siap Mandiri Tanpa Impor?

Rabu, 30 Juli 2025 - 08:55 WIB

Ketahanan Pangan Bergantung pada Reformasi Sistem Perberasan yang Adil dan Berkelanjutan

Selasa, 22 Juli 2025 - 09:49 WIB

BGN Tegaskan Logo Resmi Tidak untuk Promosi SPPG Tanpa Izin

Berita Terbaru