Pemerintah Pastikan Pasokan Daging Ayam Mencukupi, Selama Bulan Ramadan hingga Hari Raya Idulfitri

Avatar photo

- Pewarta

Rabu, 5 Maret 2025 - 09:51 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menteri Koordinator Bidang Pangan , Zulkifli Hasan bersama Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas) Arief Prasetyo Adi. (Dok. Bapanas)

Menteri Koordinator Bidang Pangan , Zulkifli Hasan bersama Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas) Arief Prasetyo Adi. (Dok. Bapanas)

JAKARTA – Ketersediaan stok daging ayam ras untuk konsumsi masyarakat selama Ramadan dan hingga Idulfitri nanti, telah dipastikan cukup oleh pemerintah.

Pasokan itu sepenuhnya bersumber dari dalam negeri karena Indonesia mampu memenuhi kebutuhan konsumsi daging ayam ras dari hasil peternak domestik.

“Tadi Bapak Menko Pangan bilang ke kita, perintahnya Bapak Presiden Prabowo itu harga pangan tidak boleh lebih dari harga acuan atau harga eceran tertinggi.”

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Jadi confirm, itu yang kita jaga,” tutur Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas) Arief Prasetyo Adi dalam wawancara cegat dengan pewarta di Kantor Kementerian Perdagangan, Jakarta pada Selasa (4/3/2025).

Arief katakan dalam Rapat Koordinasi hari ini, pemerintah telah memastikan ketersediaan pasokan dan mendorong harga daging ayam ras selama Ramadan tidak sampai bergejolak.

Dengan pasokan yang memadai, maka permintaan masyarakat pun dapat terpenuhi.

“Kemudian harga yang boleh naik, hanya GKP. Gabah kering panen. Untuk stok ayam, itu mencukupi.”

“Tadi disebutkan rata-rata kebutuhan bulanan sekitar 300 sampai 320 ribu ton, jadi pasokan dari para pelaku usaha unggas akan dinaikkan 20 persen,” sambungnya.

Kebutuhan konsumsi di Maret ini diestimasikan akan meningkat sekitar 15,86 persen dari bulan lalu atau menjadi berkisar 349 ribu ton.

Sementara total ketersediaan di Maret diproyeksikan ada 493,7 ribu ton yang berasal dari estimasi produksi bulanan 351,3 ribu ton dan 142,4 ribu ton stok di awal bulan Maret.

“Harga pun masih terkontrol dengan baik. Pelaku usaha ayam tadi sampaikan kondisi stok baik.”

“Ada beberapa outlet yang menjual di harga Rp 34 ribu per kilo. Ada 2.200 outlet.”

“Lalu harga rata-rata nasional sekitar Rp 38-39 ribu, sudah sesuai harga acuan penjualan di Rp 40 ribu.”

“Ini sesuai perintah Bapak Presiden, harga tidak boleh naik, harga harus baik, semuanya,” tegas Arief.

“Kenapa HAP-nya sampai dengan Rp 40 ribu? Itu karena Indonesia wilayahnya luas, sampai ke Papua, Maluku. Tapi kalau di Jawa, angkanya masih di rata-rata Rp 38-39 ribu.”

“Misal ada daging ayam yang harganya Rp 49-50 ribu, itu biasanya ukurannya lebih dari 1 kilo.”

“Ada juga yang boneless, yang dagingnya saja. Itu pasti harganya diatas Rp 50 ribu. Nah ini mesti dijelaskan ke masyarakat,” jelasnya.

Kepala Bapanas Arief Prasetyo Adi menyerahkan penindakannya kepada Satgas Pangan Polri. Ini karena Satgas Pangan Polri tersebar di setiap wilayah Indonesia.

Saat diitanya soal praktik oknum pedagang daging ayam yang merugikan konsumen, seperti penjualan daging ayam gelonggongan.

“Intinya stok daging ayam, itu banyak. Frozen condition. Jadi kalau frozen condition, itu artinya sudah ada di storage, tinggal disalurkan saja.”

“Silahkan datang ke pasar tradisional dan pasar modern, semuanya tersedia stok daging ayam.”

“Jadi masyarakat bisa menjalani Ramadan di tahun ini dengan tenang dan menyenangkan,” ucapnya.

Salah satu langkah pemerintah menyalurkan pasokan daging ayam ras ke masyarakat adalah dengan menggelar Operasi Pasar Pangan Murah di berbagai lokasi.

Untuk daging ayam ras beku ditargetkan sebanyak 2.817 kilogram (kg) dengan harga Rp 34 ribu per ekor dengan menggandeng PT Charoen Pokphand Indonesia dan PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk.

Sementara Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan dalam konferensi pers memberikan pesan ke masyarakat.

Agar tidak khawatir terhadap kebutuhan daging ayam dan dapat menjalankan ibadah Ramadan dengan tenang.

“Semua sudah sepakat dan siap untuk.bulan Puasa dan Lebaran. Stok ayam maupun telur lebih dari cukup, jadi tidak usah khawatir,” katanya.

“Nah tadi kami sepakat.sama-sama menjaga suplainya, suplainya harus dilebihkan dinaikkan dan harga kami minta tidak melebihi HET.”

“Jadi masyarakat yang melaksanakan ibadah puasa (bisa) tenang, tidak usah khawatir.”

“Semua ada di sini, pengusaha-pengusahanya kompak. Pokoknya stok aman,” tutup Menko Zulhas.***

Sempatkan untuk membaca berbagai berita dan informasi seputar ekonomi dan bisnis lainnya di media Infopeluang.com dan Ekonominews.com

Simak juga berita dan informasi terkini mengenai politik, hukum, dan nasional melalui media Arahnews.com dan Prabowonews.com

Informasi nasional dari pers daerah dapat dimonitor langsumg dari portal berita Hallokaltim.com dan Apakabarbogor.com 

Sedangkan untuk publikasi press release serentak di puluhan media lainnya, silahkan klik Persrilis.com atau Rilispers.com (150an media).

Untuk harga paket yang lebih hemat klik Rilisbisnis.com (khusus media ekbis) dan Jasasiaranpers.com (media nasional).

Kami juga melayani publikasi press release di jaringan Disway Group (100an media), dan ProMedia Network (1000an media), serta media lainnya.

Untuk informasi, hubungi WhatsApp Center Pusat Siaran Pers Indonesia (PSPI): 085315557788, 08557777888, 087815557788, 08111157788.

Pastikan juga download aplikasi Hallo.id di Playstore (Android) dan Appstore (iphone), untuk mendapatkan aneka artikel yang menarik. Media Hallo.id dapat diakses melalui Google News. Terima kasih.

 

Berita Terkait

Distribusi Jagung Pakan 52.400 Ton Mulai September, Harga Telur Tetap Terjangkau
Harga Beras Turun, Petani Tersenyum, Mafia Pangan Kena Sikat
Petani Makin Berdaya, Panen Makin Melimpah Berkat Data Cuaca
Menelusuri Strategi Pemerintah Jaga Harga Gabah Dan Beras
Cadangan Beras 4,2 Juta Ton: Apakah Indonesia Siap Mandiri Tanpa Impor?
Ketahanan Pangan Bergantung pada Reformasi Sistem Perberasan yang Adil dan Berkelanjutan
BGN Tegaskan Logo Resmi Tidak untuk Promosi SPPG Tanpa Izin
Pemerintah Luncurkan SPHP Beras Stabilkan Harga dan Lindungi Daya Beli Rakyat

Berita Terkait

Senin, 8 September 2025 - 16:45 WIB

Distribusi Jagung Pakan 52.400 Ton Mulai September, Harga Telur Tetap Terjangkau

Senin, 25 Agustus 2025 - 08:09 WIB

Harga Beras Turun, Petani Tersenyum, Mafia Pangan Kena Sikat

Jumat, 22 Agustus 2025 - 15:32 WIB

Petani Makin Berdaya, Panen Makin Melimpah Berkat Data Cuaca

Kamis, 21 Agustus 2025 - 09:11 WIB

Menelusuri Strategi Pemerintah Jaga Harga Gabah Dan Beras

Rabu, 30 Juli 2025 - 15:23 WIB

Cadangan Beras 4,2 Juta Ton: Apakah Indonesia Siap Mandiri Tanpa Impor?

Rabu, 30 Juli 2025 - 08:55 WIB

Ketahanan Pangan Bergantung pada Reformasi Sistem Perberasan yang Adil dan Berkelanjutan

Selasa, 22 Juli 2025 - 09:49 WIB

BGN Tegaskan Logo Resmi Tidak untuk Promosi SPPG Tanpa Izin

Sabtu, 19 Juli 2025 - 10:07 WIB

Pemerintah Luncurkan SPHP Beras Stabilkan Harga dan Lindungi Daya Beli Rakyat

Berita Terbaru

1. Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menegaskan perang melawan mafia pangan. (Dok. Kementan)

Info Pangan

Harga Beras Turun, Petani Tersenyum, Mafia Pangan Kena Sikat

Senin, 25 Agu 2025 - 08:09 WIB