Koperasi Merah Putih Jadi Motor Baru Stabilitas Harga Pangan Nasional

Pemerintah siapkan koperasi desa sebagai lokomotif ekonomi rakyat untuk menjaga distribusi pangan lebih adil, terjangkau, dan bebas praktik tengkulak.

Avatar photo

- Pewarta

Selasa, 8 Juli 2025 - 10:37 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pemerintah tengah mempersiapkan peluncuran program unggulan Presiden Prabowo Subianto. (Dok. Bapanas)

Pemerintah tengah mempersiapkan peluncuran program unggulan Presiden Prabowo Subianto. (Dok. Bapanas)

PEMERINTAH tengah mempersiapkan peluncuran program unggulan Presiden Prabowo Subianto, yakni Koperasi Merah Putih, pada 19 Juli mendatang di Klaten, Jawa Tengah.

Program ini menargetkan pembentukan koperasi di tingkat desa dan kelurahan untuk memperpendek rantai distribusi bahan pangan pokok, yang selama ini mencapai delapan lapis perantara.

Dengan demikian, masyarakat dapat memperoleh sembako dengan harga lebih murah sekaligus kualitas yang lebih terjaga, tanpa dipermainkan praktik tak wajar para tengkulak di pasar tradisional.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sebanyak 80 ribu koperasi sudah terbentuk di seluruh Indonesia, dan pemerintah juga menyiapkan 100 mock-up koperasi percontohan yang siap beroperasi secara penuh mulai akhir Juli.

Peran kios pangan dan SPHP dalam ekosistem koperasi merah putih

Bapanas menyatakan siap mendukung ekosistem koperasi ini dengan menyuplai Kios Pangan sebagai ujung tombak distribusi sembako di masyarakat.

Program bantuan pangan beras serta Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) juga akan disalurkan melalui koperasi untuk memastikan distribusi tepat sasaran.

Tercatat sepanjang 2024 pemerintah sudah menyalurkan 1,9 juta ton bantuan beras dan 1,4 juta ton SPHP, dengan target tambahan 1,3 juta ton SPHP hingga Desember 2025.

Kepala Bapanas Arief Prasetyo Adi mengatakan bahwa koperasi Merah Putih juga akan menerima distribusi beras SPHP untuk memperbaiki akurasi penyaluran dan menjamin outlet-outletnya nyata di tengah masyarakat.

Pemerintah ingin melindungi rakyat dari praktik distribusi pangan yang merugikan

Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan menegaskan pembentukan koperasi dilakukan secara terstruktur, dengan model usaha dan pembiayaan yang dirancang matang.

Tujuan utamanya adalah melindungi masyarakat dari lonjakan harga akibat praktik spekulasi, distribusi liar, dan standar mutu bahan pangan yang kerap menyimpang.

Dengan koperasi sebagai perpanjangan tangan negara, diharapkan distribusi pangan bisa lebih merata, harga stabil, dan gotong royong ekonomi rakyat lebih terasa nyata.

Pemerintah menilai program ini sebagai salah satu langkah penting dalam reformasi tata kelola pangan nasional sekaligus memperkuat daya beli masyarakat di tengah gejolak ekonomi global.***

Sempatkan untuk membaca berbagai berita dan informasi seputar ekonomi dan bisnis lainnya di media Infoekbis.com dan Infomaritim.com.

Simak juga berita dan informasi terkini mengenai politik, hukum, dan nasional melalui media Haiupdate.com dan 24jamnews.com.

Informasi nasional dari pers daerah dapat dimonitor langsumg dari portal berita Hellodepok.com dan Pontianak.on24jam.com.

Untuk mengikuti perkembangan berita nasional, bisinis dan internasional dalam bahasa Inggris, silahkan simak portal berita Indo24hours.com dan 01post.com.

Pastikan juga download aplikasi Hallo.id di Playstore (Android) dan Appstore (iphone), untuk mendapatkan aneka artikel yang menarik. Media Hallo.id dapat diakses melalui Google News. Terima kasih.

Kami juga melayani Jasa Siaran Pers atau publikasi press release di lebih dari 175an media, silahkan klik Persrilis.com

Sedangkan untuk publikasi press release serentak di media mainstream (media arus utama) atau Tier Pertama, silahkan klik Publikasi Media Mainstream.

Indonesia Media Circle (IMC) juga melayani kebutuhan untuk bulk order publications (ribuan link publikasi press release) untuk manajemen reputasi: kampanye, pemulihan nama baik, atau kepentingan lainnya.

Untuk informasi, dapat menghubungi WhatsApp Center Pusat Siaran Pers Indonesia (PSPI): 085315557788, 087815557788.

Dapatkan beragam berita dan informasi terkini dari berbagai portal berita melalui saluran WhatsApp Sapulangit Media Center

Berita Terkait

Ketika Inovasi Tak Cukup: Tantangan Baru Wirausaha Desa dan Agribisnis
Distribusi Jagung Pakan 52.400 Ton Mulai September, Harga Telur Tetap Terjangkau
Harga Beras Turun, Petani Tersenyum, Mafia Pangan Kena Sikat
Petani Makin Berdaya, Panen Makin Melimpah Berkat Data Cuaca
Menelusuri Strategi Pemerintah Jaga Harga Gabah Dan Beras
Cadangan Beras 4,2 Juta Ton: Apakah Indonesia Siap Mandiri Tanpa Impor?
Ketahanan Pangan Bergantung pada Reformasi Sistem Perberasan yang Adil dan Berkelanjutan
BGN Tegaskan Logo Resmi Tidak untuk Promosi SPPG Tanpa Izin

Berita Terkait

Minggu, 14 Desember 2025 - 20:22 WIB

Ketika Inovasi Tak Cukup: Tantangan Baru Wirausaha Desa dan Agribisnis

Senin, 8 September 2025 - 16:45 WIB

Distribusi Jagung Pakan 52.400 Ton Mulai September, Harga Telur Tetap Terjangkau

Senin, 25 Agustus 2025 - 08:09 WIB

Harga Beras Turun, Petani Tersenyum, Mafia Pangan Kena Sikat

Jumat, 22 Agustus 2025 - 15:32 WIB

Petani Makin Berdaya, Panen Makin Melimpah Berkat Data Cuaca

Kamis, 21 Agustus 2025 - 09:11 WIB

Menelusuri Strategi Pemerintah Jaga Harga Gabah Dan Beras

Rabu, 30 Juli 2025 - 15:23 WIB

Cadangan Beras 4,2 Juta Ton: Apakah Indonesia Siap Mandiri Tanpa Impor?

Rabu, 30 Juli 2025 - 08:55 WIB

Ketahanan Pangan Bergantung pada Reformasi Sistem Perberasan yang Adil dan Berkelanjutan

Selasa, 22 Juli 2025 - 09:49 WIB

BGN Tegaskan Logo Resmi Tidak untuk Promosi SPPG Tanpa Izin

Berita Terbaru