DPR Dorong PT Kilang Pertamina Internasional Segera Tuntaskan Investigasi Kebakaran Kilang Unit Balikpapan

Avatar photo

- Pewarta

Selasa, 25 Juni 2024 - 08:23 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Ketua Komisi VII DPR RI Dony Maryadi Oekon. (Dok. Dpr.go.id)

Wakil Ketua Komisi VII DPR RI Dony Maryadi Oekon. (Dok. Dpr.go.id)

PANGANNEWS.COM – PT Kilang Pertamina Internasional didorong untuk segera menuntaskan investigasi kebakaran kilang Unit Balikpapan pada 25 Mei 2024.

Kebakaran tersebut sampai saat ini masih dalam proses investigasi mendetail, oleh karena itu, DPR mendorong agar proses ini segera tuntas.

Dengan adanya insiden Pertamina diminta agar betul-betul melakukan investigasi agar ke depan kebakaran kilang tidak terulang kembali.

Wakil Ketua Komisi VII DPR RI Dony Maryadi Oekon menyampaikan hal tersebut dalam keterangan yang diterima di Jakarta, Senin (24/6/2024).

“Insiden kebakaran kilang minyak di CDU (crude distillation unit) IV ini masih dalam proses investigasi yang mendetail.”

“Saat ini sedang dilakukan investigasi oleh tim gabungan Pertamina holding, Ditjen Migas, dan Polres Balikpapan,” kata Dony.

Kronologi Insiden Kebakaran Kilang Unit Balikpapan

Sebelumnya, kebakaran terjadi di Kilang Pertamina Indonesia (KPI) unit Balikpapan, Jalan Yos Sudarso, Balikpapan Barat, Sabtu (25/5) dini hari.

Berdasarkan informasi yang diterima melalui relawan bencana Balikpapan, kejadian itu bermula sekitar pukul 05.06 WITA.

PT Kilang Pertamina Internasional Unit Balikpapan menyatakan kebakaran yang terjadi di wilayah operasionalnya sudah berhasil dipadamkan pada pukul 07.30 WITA.

Rilisbisnis.com mendukung program publikasi press release di media khusus ekonomi & bisnis untuk memulihankan citra yang kurang baik ataupun untuk meningkatan reputasi para pebisnis/entrepreneur, korporasi, institusi ataupun merek/brand produk.

“Kami juga lakukan investigasi untuk mencari tahu penyebab pasti kebakaran,” ujar General Manager PT KPI Unit Balikpapan Bayu Arafat.

Ia memaparkan bahwa PT Pertamina (Persero) mengerahkan tim minyak dan gas (migas) untuk mengetahui penyebab kebakaran.

Titik api, kata dia, berasal dari unit distilasi minyak mentah (crude distillation unit/CDU) VI.

Yang merupakan proses awal dari fraksinasi minyak mentah menjadi bahan bakar minyak (BBM), liquified petroleum gas (LPG), dan lainnya.

Tim Inafis Polri dan Tim Labfor Mabes Polri Turun Tangan

Tim Indonesia Automatic Fingerprint Identification System (Inafis) Polri turun tangaan.

Tim Inafis Polri juga didukun̈g Tim Laboratorium Forensik (Labfor) Mabes Polri, turut melakukan investigasi peristiwa kebakaran kilang tersebut.

Tim Inafis adalah pelaksana teknis bidang identifikasi pasca-peristiwa di bawah Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Mabes Polri.***

Sempatkan untuk membaca berbagai berita dan informasi seputar ekonomi dan bisnis lainnya di media Infokumkm.com dan Minergi.com

Jangan lewatkan juga menyimak berita dan informasi terkini mengenai politik, hukum, dan nasional melalui media Adilmakmur.co.id dan Aktuil.com

Sedangkan untuk publikasi press release di media ini atau serentak di puluhan media lainnya, klik Rilisbisnis.com (khusus media ekbis) dan Jasasiaranpers.com (media nasional)

WhatsApp Center: 085315557788, 087815557788, 08111157788.

Pastikan download aplikasi portal berita Hallo.id di Playstore (android) dan Appstore (iphone), untuk mendapatkan aneka artikel yang menarik.

 

Portal berita ini menerima konten video dengan durasi maksimal 30 detik (ukuran dan format video untuk plaftform Youtube atau Dailymotion) dengan teks narasi maksimal 15 paragraf. Kirim lewat WA Center: 085315557788.

Berita Terkait

Wacana Pembatasan Pembelian Bahan Bakar Minyak Bersubsidi, Ini Tanggapan Menteri ESDM Arifin Tasrif
Ada Wacana Prabowo – Gibran Tingkatkan Rasio Utang hingga 50 Persen PDB, Ini Respons Airlangga Hartarto
Beri Sinyal Relaksasi Pembekuan Anggaran Rp50,14 Triliun, Ini Syarat yang Diajukan Menkeu Sri Mulyani
Dukungan Solvabilitas yang Tinggi, OJK Sebut Sektor Jasa Keuangan Indonesia pada Juni 2024 Terjaga Stabil
Soal Penerimaan Pajak dan Bukan Pajak pada Semester I – 2024, Ini Penjelasan Menkeu Sri Mulyani Indrawati
BI Optimis Rupiah Terus Menguat ke Level di Bawah Rp16.000 per d Dolar AS, Beber 4 Faktor Alasannya
Agus Sugiarto: Konvensi Nasional RSKKNI Manajemen Risiko Perbankan, Momen Penting Bagi Industri Keuangan
BUMN di Bawah Kemenkeu Ajukan PNM Rp10 Triliun, DPR: Bukan untuk Bayar Utang atau Kredit Macet
Jasasiaranpers.com dan media online ini mendukung program manajemen reputasi melalui publikasi press release untuk institusi, organisasi dan merek/brand produk. Manajemen reputasi juga penting bagi kalangan birokrat, politisi, pengusaha, selebriti dan tokoh publik.

Berita Terkait

Kamis, 11 Juli 2024 - 18:34 WIB

Ada Wacana Prabowo – Gibran Tingkatkan Rasio Utang hingga 50 Persen PDB, Ini Respons Airlangga Hartarto

Kamis, 11 Juli 2024 - 15:29 WIB

Beri Sinyal Relaksasi Pembekuan Anggaran Rp50,14 Triliun, Ini Syarat yang Diajukan Menkeu Sri Mulyani

Rabu, 10 Juli 2024 - 12:40 WIB

Dukungan Solvabilitas yang Tinggi, OJK Sebut Sektor Jasa Keuangan Indonesia pada Juni 2024 Terjaga Stabil

Selasa, 9 Juli 2024 - 13:25 WIB

Soal Penerimaan Pajak dan Bukan Pajak pada Semester I – 2024, Ini Penjelasan Menkeu Sri Mulyani Indrawati

Selasa, 9 Juli 2024 - 09:58 WIB

BI Optimis Rupiah Terus Menguat ke Level di Bawah Rp16.000 per d Dolar AS, Beber 4 Faktor Alasannya

Selasa, 9 Juli 2024 - 01:57 WIB

Agus Sugiarto: Konvensi Nasional RSKKNI Manajemen Risiko Perbankan, Momen Penting Bagi Industri Keuangan

Kamis, 4 Juli 2024 - 13:59 WIB

BUMN di Bawah Kemenkeu Ajukan PNM Rp10 Triliun, DPR: Bukan untuk Bayar Utang atau Kredit Macet

Selasa, 25 Juni 2024 - 08:23 WIB

DPR Dorong PT Kilang Pertamina Internasional Segera Tuntaskan Investigasi Kebakaran Kilang Unit Balikpapan

Berita Terbaru