Dukung Publikasi Sosial dan Promosi Usaha Komunitas, Portal Bisnis Kengpo.com Diluncurkan Kongsi Media

Avatar photo

- Pewarta

Sabtu, 26 Oktober 2024 - 11:58 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Portal berita ekonomi dan bisnis Kengpo.com memberikam dukungan publikasi kegiatan sosial Komunitas Tionghoa. (Dok. Pusatsiaranpers.com)

Portal berita ekonomi dan bisnis Kengpo.com memberikam dukungan publikasi kegiatan sosial Komunitas Tionghoa. (Dok. Pusatsiaranpers.com)

PANGANNEWS.COM – Kelompok usaha penerbitan media Kongsi Media Network (KMN) meluncurkan lagi sebuah portal berita ekonomi dan bisnis Kengpo.com.

Tujuannya adalah untuk memperkuat dukungan untuk publikasi kegiatan sosial yang dilakukan oleh komunitas Tionghoa.

Selain itu juga memberikan ruangan yang tepat bagi kalangan pengusaha Tionghoa untuk melakukan publikasi dan promosi korporasi atau kegiatan usahanya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pendiri Kongsi Media Network (KMN) Budi Purnomo Karjodihardjo mengatakan, Kengpo.com berusaha menyajikan pemberitaan seputar komunitas Tionghoa.

“Dengan terbitnya Kengpo.com maka kelompok media KMN menjadi 3 media dengan Kongsinews.com dan Harianindonesia.com,” kata Budi.

Media-media tersebut juga akan menampilkan update perkembangan ekonomi dan bisnis di negara Indonesia dan Tiongkok.

Selain itu pemberitaan seputar dan politik dan nasional yang menjadi perbincangan publik tentu akan ditampilkan juga oleh redaksi Kengpo.com

Nama Keng Po Punya Sejarah Panjang dalam Sejarah Pers Tionghoa di Indonesia

Nama Keng Po sudah lama terdengar, sebagai surat kabar Indonesia yang diterbitkan pertama kali pada tahun 1923.

Keng Po berperan penting dalam sejarah pers Indonesia pada masa setelah kemerdekaan.

Keng Po dibangun oleh Hauw Tek Kong setelah perbedaan pendapat dengan Tjoe Bou San, pemimpin harian Sin Po.

Harian ini mengalami perkembangan yang pesat di bawah kepemimpinan Khoe Woen Sioe dan Injo Beng Goat.

Pada 1 Agustus 1957, Harian Keng Po dilarang terbit oleh pemerintah Indonesia saat itu.

Keng Po juga sering memunculkan berita-berita politik di seputar gerakan-gerakan yang kian gencar melakukan gebrakan.

Keng Po aktif di dalamnya sebagai koran yang mendukung munculnya revolusi untuk menciptakan tatanan baru dalam kehidupan di Hindia Belanda.

Keng Po Anjurkan Kaum Peranakan Tionghoa untuk Pilih Nasionalisme Indonesia

Dikutip Wikipedia, pada 13 September 1924, Keng Po menghujat pemerintah yang melarang dan membatasi rakyat untuk melakukan perserikatan.

Pada zaman pemerintahan Soekarno, koran Keng Po dianggap berkaitan erat dengan Partai Sosialis Indonesia sehingga dibubarkan.

Koran yang diterbitkan dalam bahasa Tionghoa-Melayu ini sempat berganti nama menjadi Pos Indonesia.

Sebelum terjadi Perang Dunia II, Keng Po bersaing ketat dengan Sin Po dalam menerbitkan berita dan isu politik pada masa itu.

Perbedaan antara kedua surat kabar tersebut adalah Keng Po menganjurkan kaum peranakan Tionghoa untuk memilih nasionalisme Indonesia.

Sedangkan Sin Po lebih menganjurkan nasionalisme Tiongkok, itulah perbedaan antara kedua surat kabar tersebut

Rubrik “Komunitas Jadi Ajung Sosialisasi dan Promosi Kegiatan Sosial Komunitas Tionghoa”

Menurut Budi Purnomo, portal berita Kengpo.com memiliki Rubrik KOMUNITAS yang secara khusus menampilkan pemɓeritaan seputar kegiatan komunitas Tionghoa di Indonesia

Rubrik KOMUNITAS ini juga dimiliki oleh semua media online tergabung dalam Kongsi Media Network (KMN)

Dengan kehadiran media baru ini maka Kongsi Media Network (KMN) kini mengelola 3 media, yaitu:

1. Kongsinews.com
2. Harianindonesia.com
3. Kengpo.com

Budi Purnomo mengatakan, pihaknya terbuka untuk bekerja sama dengan semua pihak untuk berkolaborasi atau menjadi media partner dengan komunitas tìonghoa Indonesia.

Untuk informasi lebih lanjut, dapat berkomunikasi lewat WhatApp Center: 087815557788

Sempatkan untuk membaca berbagai berita dan informasi seputar ekonomi dan bisnis lainnya di media Tambangpost.com dan Harianindonesia.com

Jangan lewatkan juga menyimak berita dan informasi terkini mengenai politik, hukum, dan nasional melalui media Indonesiaraya.co.id dan Harianbogor.com

Sedangkan untuk publikasi press release serentak di puluhan media lainnya, klik Rilisbisnis.com (khusus media ekbis) dan Jasasiaranpers.com (media nasional)

Atau hubungi langsung WhatsApp Center Rilispers.com (Pusat Siaran Pers Indonesia /PSPI): 085315557788, 087815557788, 08111157788.

Klik Persrilis.com untuk menerbitkan press release di portal berita ini, atau pun secara serentak di puluhan, ratusan, bahkan 1.000+ jaringan media online.

Pastikan juga download aplikasi Hallo.id di di Playstore (Android) dan Appstore (iphone), untuk mendapatkan aneka artikel yang menarik. Media Hallo.id dapat diakses melalui Google News. Terima kasih.

 

Berita Terkait

Kolaborasi PR Newswire dan PSPI Perkuat Ekosistem Publikasi Indonesia lewat Distribusi Pers Rilis
Menarik Minat Jurnalis Ekonomi Butuh Strategi Undangan yang Tepat
Era Baru Komunikasi Digital Perusahaan Dengan Galeri Foto Pers
Ketika Minyak Jadi Diplomasi: Indonesia-AS Sepakat Impor Energi Rp240 T
Press Release Berbayar: Strategi Cerdas Jamin Berita Tayang di Media Nasional
Negosiasi Tarif AS: BUMN Didorong Jadi Penopang Diplomasi Ekonomi RI
Indonesia Ajak Belanda Bergabung Bangun Giant Sea Wall
Ketika Tambang Menjarah Papua Barat Daya: IUP Dicabut, Namun Penyelidikan Masih di Awang-awang

Berita Terkait

Jumat, 21 November 2025 - 09:44 WIB

Kolaborasi PR Newswire dan PSPI Perkuat Ekosistem Publikasi Indonesia lewat Distribusi Pers Rilis

Kamis, 4 September 2025 - 09:55 WIB

Menarik Minat Jurnalis Ekonomi Butuh Strategi Undangan yang Tepat

Selasa, 29 Juli 2025 - 07:42 WIB

Ketika Minyak Jadi Diplomasi: Indonesia-AS Sepakat Impor Energi Rp240 T

Sabtu, 26 Juli 2025 - 06:52 WIB

Press Release Berbayar: Strategi Cerdas Jamin Berita Tayang di Media Nasional

Rabu, 9 Juli 2025 - 14:53 WIB

Negosiasi Tarif AS: BUMN Didorong Jadi Penopang Diplomasi Ekonomi RI

Selasa, 17 Juni 2025 - 14:25 WIB

Indonesia Ajak Belanda Bergabung Bangun Giant Sea Wall

Kamis, 12 Juni 2025 - 14:45 WIB

Ketika Tambang Menjarah Papua Barat Daya: IUP Dicabut, Namun Penyelidikan Masih di Awang-awang

Rabu, 11 Juni 2025 - 13:56 WIB

Suntikan Dana Garuda Indonesia Rp8 Triliun Masih Dihitung: Citilink Jadi Taruhan Tambahan di Tengah Evaluasi

Berita Terbaru

1. Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menegaskan perang melawan mafia pangan. (Dok. Kementan)

Info Pangan

Harga Beras Turun, Petani Tersenyum, Mafia Pangan Kena Sikat

Senin, 25 Agu 2025 - 08:09 WIB