Azis Syamsudin Mangkir, Sejumlah Saksi Diperiksa Terkait Kasus Pemerasan di Rutan Cabang KPK

Avatar photo

- Pewarta

Kamis, 9 Mei 2024 - 14:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mantan Wakil Ketua DPR RI, Azis Syamsudin. (Dok. Dpr.go.id)

Mantan Wakil Ketua DPR RI, Azis Syamsudin. (Dok. Dpr.go.id)

PANGANNEWS.COM – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengatakan mantan Wakil Ketua DPR RI, Azis Syamsudin tidak hadir saat dipanggil oleh tim penyidik.

Yuks, dukung promosi kota/kabupaten Anda di media online ini dengan bikin konten artikel dan cerita seputar sejarah, asal-usul kota, tempat wisata, kuliner tradisional, dan hal menarik lainnya. Kirim lewat WA Center: 085315557788.

Dia dipanggil ntuk diperiksa sebagai saksi dalam kasus dugaan pemerasan di Rumah Tahanan Negara (Rutan) Cabang KPK.

Kepala Bagian Pemberitaan KPK, Ali Fikri menyampaikan hal itu kepada wartawan di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan, Rabu, 8 Mei 2024.

a

“Pak Azis Syamsudin sampai sore ini, informasi dari tim penyidik tidak ada keterangan,” kata Ali Fikri.

Ali mengingatkan kepada Azis Syamsudin untuk hadir dengan kooperatif saat memenuhi panggilan dari tim penyidik KPK pada agenda pemanggilan selanjutnya.

Panggilan tersebut direncanakan akan dilaksanakan pada pekan depan.

Baca artikel lainnya di sini : Di Kediaman Kertanegara, Jakarta Selatan, Prabowo Sambut Sambut Hangat Kedatangan Surya Paloh

“Keterangan dari yang bersangkutan sangat penting agar konstruksi perkara dugaan kecurangan di Rutan KPK ini menjadi utuh dan jelas,” ujarnya.

Lebih lanjut, Ali mengatakan KPK memiliki komitmen untuk melakukan pembersihan internal di KPK, terutama di Rutan Cabang KPK.

Baca artikel lainnya di sini : Ekonomi Indonesia Diprediksi akan Tumbuh 5 Persen di Tahun 2024 dan 2025, Begini Penjelasan ADB

Hal ini dilakukan guna menemukan titik lemah dalam sistem yang ada, sehingga perbaikan yang diperlukan dapat dilakukan dalam pengelolaan Rutan Cabang KPK tersebut.

Diketahui, KPK telah menetapkan jadwal pemanggilan dan pemeriksaan terhadap mantan Wakil Ketua DPR, Azis Syamsuddin pada Rabu, 8 Mei 2024 hari ini.

Ia akan diperiksa sebagai saksi dalam perkara dugaan korupsi terkait kasus pemerasan yang terjadi di Rumah Tahanan (Rutan) Cabang KPK,

Ali Fikri mengatakan penyidik KPK juga memanggil sejumlah saksi lainnya terkait kasus dugaan pemerasan di Rutan cabang KPK, para saksi tersebut.

Peluang bagi aktivis pers pelajar, pers mahasiswa, dan muda/mudi untuk dilatih menulis berita secara online, dan praktek liputan langsung menjadi jurnalis muda di media ini. Kirim CV dan karya tulis, ke WA Center: 087815557788.

Yakni Rezky Herbiyono, Hiendra Soenjoto, Bong Tjiee Tjiang alias Aseng selaku pihak swasta dan Mustarsidin selaku pengamanan rutak KPK.

Selain itu, KPK juga telah memanggil beberapa saksi diantaranya Ainul Faqih selaku mantan Staf Administrasi DPR, M. Naim Fahmi selaku Pegawai Negeri Sipil, dan Dasep Sutrisno selaku anggota Satpol PP.

Portal berita ini menerima konten video dengan durasi maksimal 30 detik (ukuran dan format video untuk plaftform Youtube atau Dailymotion) dengan teks narasi maksimal 15 paragraf. Kirim lewat WA Center: 085315557788.

Ali Fikri menjelaskan bahwa para saksi dipanggil untuk diperiksa dalam kasus dugaan korupsi yang melibatkan pemerasan di lingkungan Rutan Cabang KPK.

Kasus ini melibatkan mantan Kepala Rutan KPK, Achmad Fauzi, dan beberapa rekannya.***

Investor yang serius bisa mendapatkan 100% kepemilikan media online dengan nama domain super cantik ini. Silahkan ajukan penawaran harganya secara langsung kepada owner media ini lewat WhatsApp: 08557777888.

Sempatkan juga untuk membaca berbagai berita dan informasi lainnya di media online Infoekspres.com dan Hariankarawang.com

Sedangkan untuk publikasi press release di media online ini, atau pun serentak di puluhan media lainnya, dapat menghubungi Jasasiaranpers.com.

WhatsApp Center: 085315557788, 087815557788, 08111157788.

Pastikan juga download aplikasi portal berita Hallo.id di Playstore (android) dan Appstore (iphone), untuk mendapatkan aneka artikel yang menarik.

Berita Terkait

Sebanyak 21 Ton Bawang Bombai Berasal dari Malaysia Masuk ke Wilyah Riau Tanpa Izin atau Secara Ilegal
Yogyakarta Jadi Saksi Penandatanganan Surat Perjanjian Swakelola PSKK oleh BNSP
Program Makan Siang Gratis, Prabowo Ingin Eksekusi Makan Bergizi Gratis Siswa Efisien tanpa Kebocoran
Salah Satunya Memberi Makan Rakyat, Wakil Ketua MPR Muzani Paparkan Tugas Utama Seorang Penguasa
Momen Presiden Terpilih Prabowo Subianto dan CEO SpaceX Elon Musk Bertemu di Bali
Jokowi Perkenalkan Prabowo Subianto sebagai Presiden Terpilih di 10th World Water Forum 2024 Bali
BNSP Dorong untuk Perkuat SDM dengan Program Sertifikasi Kompetensi
KPK Tahan 2 Orang Karyawan BUMN PT Amarta Karya, Kasus Proyek Pengadaan Subkontraktor Fiktif
Jasasiaranpers.com dan media online ini mendukung program manajemen reputasi melalui publikasi press release untuk institusi, organisasi dan merek/brand produk. Manajemen reputasi juga penting bagi kalangan birokrat, politisi, pengusaha, selebriti dan tokoh publik.

Berita Terkait

Jumat, 24 Mei 2024 - 10:48 WIB

Sebanyak 21 Ton Bawang Bombai Berasal dari Malaysia Masuk ke Wilyah Riau Tanpa Izin atau Secara Ilegal

Kamis, 23 Mei 2024 - 22:07 WIB

Yogyakarta Jadi Saksi Penandatanganan Surat Perjanjian Swakelola PSKK oleh BNSP

Kamis, 23 Mei 2024 - 08:46 WIB

Program Makan Siang Gratis, Prabowo Ingin Eksekusi Makan Bergizi Gratis Siswa Efisien tanpa Kebocoran

Selasa, 21 Mei 2024 - 15:29 WIB

Salah Satunya Memberi Makan Rakyat, Wakil Ketua MPR Muzani Paparkan Tugas Utama Seorang Penguasa

Senin, 20 Mei 2024 - 15:13 WIB

Momen Presiden Terpilih Prabowo Subianto dan CEO SpaceX Elon Musk Bertemu di Bali

Senin, 20 Mei 2024 - 14:30 WIB

Jokowi Perkenalkan Prabowo Subianto sebagai Presiden Terpilih di 10th World Water Forum 2024 Bali

Jumat, 17 Mei 2024 - 12:30 WIB

BNSP Dorong untuk Perkuat SDM dengan Program Sertifikasi Kompetensi

Kamis, 16 Mei 2024 - 09:18 WIB

KPK Tahan 2 Orang Karyawan BUMN PT Amarta Karya, Kasus Proyek Pengadaan Subkontraktor Fiktif

Berita Terbaru